Pajak Penghasilan Usaha Bagi UKM

Pajak Penghasilan Usaha

Dalam perpajakan dibedakan istilah PEMBUKUAN dan PENCATATAN

Pembukuan adalah pencatatan lengkap yg terdiri dari penjurnalan yang melibatkan akun penjualan, beban, aset, utang, modal sehingga outputnya adalah neraca dan rugi laba (kedua lapkeuangan ini WAJIB disampaikan pada saat melaporkan SPT Tahunan)

Sedangkan Pencatatan adalah HANYA mencatat peredaran usaha atau peredaran brutonya saja setiap bulan, kemudian direkap selama setahun yang diperkenankan melakukan pencatatan HANYALAH wajib pajak orang pribadi dengan omset dibawah 4,8 Milyar per tahun. Istilah perpajakannya adalah PENGUSAHA DENGAN PENGHASILAN BRUTO TERTENTU, inilah wajib pajak yang dikenakan, mekanisme penghitungan pajaknya 1% (satu persen) dari peredaran bruto usaha dalam 1 (satu) tahun, sebagaimana terdapat di PP 46 tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu. Untuk detailnya bisa lihat di http://peraturan.go.id/…/nomor-46-tahun-2013-11e44c4f1b0fbc…

Wajib pajak inilah yang secara terminologi umum masuk ke sektor UMKM. Pelaporan pajak SPT Tahunan untuk wajib pajak UMKM ini sangat mudah, hanya perlu mengisi Form 1770 lampiran III Bag.A nomor 16 seperti yang telah dibuat otomatis dalam aplikasi Akuntansi UKM.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *