Pentingnya Pembukuan Untuk Bisnis Kita

Apa Pentingnya Pembukuan Untuk Bisnis Kita?

Mungkin pembukuan penting karena hal Ini :

  • Keuangan pribadi menjadi bercampur baur dengan keuangan usaha
  • Bingung mengapa keuangan bisnis selalu bocor
  • Pusing dengan pencatatan transaksi yang makin bertambah
  • Repot karena masih menggunakan cara-cara manual
  • Kurang dipercaya investor dan sulit mendapat kucuran modal gara-gara tidak pernah punya laporan keuangan

Hal-hal utama yang harus menjadi prosedur standar dalam mengelola keuangan bisnis yang baik :

  • Pengelolaan keuangan bisnis tidak semestinya bersandar pada ingatan belaka Bagaimana membuat laporan keuangan sederhana yang efektif dan efisien
  • Bagaimana mengelola keuangan agar dapat dipisahkan dari keuangan pribadi : Pemisahan pengelolaan keuangan pribadi dan usaha
  • Pengelolaan keuangan yang baik dapat menghilangkan salah sasaran dan salah kelola
  • Bagaimana membuat Perencanaan Rugi-Laba yang di dalamnya termasuk perencanaan pendapatan dan biaya

*Manfaat-manfaat dan dasar-dasar manajemen Keuangan bagi bisnis Ukm*

Manfaat Pembukuan Keuangan bisnis Ukm antara lain :

  1. Melindungi Uang bisnis Anda, karena di dalamnya mencantumkan catatan mengenai transaksi dan saldo uang bisnis Anda.
  2. Menganalisa Sumber Penghasilan Usaha.
  3. Memonitor Kemana Uang Mengalir, melalui tersedianya informasi mengenai catatan apa saja transaksi uang anda keluarkan sehingga dapat tepat tujuan usaha dalam mengendalikan biaya dan pengeluaran kas.
  4. Mengetahui posisi keuangan usaha terkini yakni mengetahui Perkembangan
    Usaha dengan cara merekapitulasi dan mengelompokkan data-data dari pembukuan keuangan bisnis anda untuk mengetahui darimana dan kemana uang anda berputar.
  5. Pengambilan Keputusan Usaha Yang Lebih Baik, karena berdasarkan data-data yang akurat dapat direncanakan secara baik pola usaha yang akan direncanakan.
  6. Meningkatkan Bonafiditas Performa Usaha, sehingga dengan adanya laporan keuangan maka nilai bonafiditas usaha anda bertambah di mata para investor
  7. Mengetahui data-data supplier mana saja yang hutangnya sebentar lagi jatuh tempo.
  8. Mengetahui data-data konsumen mana saja yang molor membayar piutangnya.
  9. Merencanakan cashflow, apakah perlu mengambil tambahan modal dari investor atau tidak.

Dasar-dasar Manajemen Keuangan bagi UKM :

  1. Pisahkan keuangan usaha dengan uang pribadi Anda
  2. Tentukan besar prosentasi keuangan yang akan digunakan untuk kebutuhan usaha. Seperti berapa persen uang yang digunakan untuk operasional usaha, berapa persen laba yang Anda tetapkan, berapa persen uang untuk cadangan kas usaha, serta berapa persen uang yang digunakan untuk pengembangan usaha. Biasanya besar prosentase yang ditentukan masing-masing pengusaha tidak sama. Yang terpenting cara tersebut, bisa membantu Anda mengelola keuangan usaha sesuai dengan porsi yang sudah ditentukan diawal memulai usaha.
  3. Rencanakan penggunaan uang, sebisa mungkin kurangi resiko dari hutang usaha. Mengembangkan usaha dengan cara berhutang, memang diperbolehkan. Namun berhati-hatilah dengan hutang Anda, sebab bila kondisi keuangan usaha kurang baik. Adanya beban cicilan hutang, hanya akan memperburuk keadaan usaha Anda. Untuk itu jika pemasukan yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan usaha, sebisa mungkin kurangi resiko berhutang.
  4. Buat pembukuan keuangan dengan rapi : Bisnis tidak cukup dikelola berdasarkan ingatan, melainkan dengan catatan yang lengkap untuk mengontrol lalu lintas uang dan memastikan tidak ada uang yang terselip. Adanya pembukuan keuangan bertujuan untuk mengontrol semua transaksi keuangan, baik pemasukan, pengeluaran, serta hutang dan piutang yang dimiliki usaha. Selain itu pembukuan yang rapi juga akan mempermudah Anda untuk mengevaluasi perkembangan usaha.
  5. Putar arus kas lebih cepat : Jangan hanya berpusat pada keuntungan. Manajemen keuangan meliputi juga bagaimana anda mengelola hutang, piutang dan persediaan barang dagangan.
  6. Awasi harta, hutang dan modal : Tetapkan prosedur keuangan yang cukup untuk memastikan bahwa harta kekayaan usaha anda selalu terjaga dengan baik.
  7. Selalu kontrol arus kas usaha Anda. Bila arus kas Anda lancar, maka segala kewajiban yang harus dibayar perusahaan juga bisa terpenuhi. Sebagian besar peluang usaha akan terganggu segala operasionalnya, jika kas usaha yang ada tidak berjalan lancar
  8. Hitung keuntungan dengan benar : Bagian yang paling kritikal dalam menghitung keuntungan adalah menghitung biaya-biaya. Sebagian besar biaya bisa diketahui karena melibatkan pembayaran uang tunai. Sebagian yang lain tidak berupa uang kas, seperti penyusutan dan amortisasi. Sebagian lagi belum terjadi namun perlu dicadangkan untuk dikeluarkan di masa mendatang, seperti pajak dan bunga pinjaman.
  9. Sisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha : menyisihkan sebagian keuntungan untuk pengembangan usaha. Salah satu tugas penting manajemen keuangan adalah menjaga kelangsungan hidup bisnis dengan mendorong dan mengarahkan investasi ke bidang-bidang yang menguntungkan.
  10. Sisihkan harta berputar kita utk sesama, besarnya tergantung kemampuan, 2,5% lebih baik, 10% lebih baik lagi. Atau wajib kita biasakan hanya 1% dulu, dibayarnya kemana? Baiknya ke negara (pajak) karena dalam pengelolaannya sudah jelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *